Apa, Jakarta Banjir Lagi

Apa, Jakarta Banjir Lagi. FOTO: ISTIMEWA

NASIONAL – Indonesia adalah salah satu negara yang tidak asing dengan kata banjir. Banjir adalah salah satu fenomena yang sering kita jumpai pada saat musim hujan yang beriklim pada bulan September hingga Maret, ataupun bencana alam yang di sebabkan oleh meluapnya air sungai di karenakan curah hujan yang tinggi.

Salah satu wilayah yang rawan banjir adalah Ibukota Negara Jakarta. Bagaimana tidak, seperti yang kita tahu banjir yang terjadi di ibukota di akibatkan oleh jebolnya berbagai tanggul penahanan aliran sungai. Selain di sebabkan tanggul jebol, Dijakarta juga jarang ditemui karena resapan yang banyaknya permukiman baru atau banyaknya gedung-gedung serta tanah-tanah yang sudah ditutupi oleh semen yang dipasang sebagai tempat parkir, halaman, apartemen pemerintah ataupun pribadi, serta kurangnya dibuat selokan atau got dipinggiran jalan atupun rumah.

Sampah adalah salah satu faktor penyebab terjadinya banjir. Sering kita jumpai sungai-sungai di Jakarta tidak bersih bahkan kotor karena kurangnya kesadaran masyarakat atau minimnya pengetahuan tentang bahaya buang sampah sembarangan.

Adapun beberapa cara untuk mengurangi penumpukan sampah agar wilayah tidak terdampak banjir yaitu

Memilah milih sampah (daur ulang)

Masyarakat Indonesia kurang kesadaran akan pentingnya sampah yang masih bisa di gunakan atau tidak, bahkan jika sampah di bairkan bisa rugi. Banyak sampah yang bisa digunakan kembali dan bahkan bisa dijual seperti karton, kerdus, botol bekas, kaleng bekas, dan sebaginya, itu semua jika kita memiliki kreatifitas yang tinggi bisa mengahasilkan duit. Selain itu, sampah bisa di tukarkan di bank sampah dan bisa mendapatkan uang hasil sampah yang di tukarkan.

Memasang peringatan (Adanya CCTV)

Dengan memasang peringatan di area yang tidak boleh buang sampah sembarangan bisa mengurangi membuang sampah sembarangan, apalagi jika ada peringatan denda jika ada yang membuang sampah sembarangan, orang-orang akan membuang sampah pada tempatnya. Jika tidak ampuh, gunakan CCTV untuk mendeteksi orang yang sering membuang sampah di area terlarang akan ditindaklanjuti atau diberi nasihat.

Menggunakan tempat makan atau minum yang berulang.

Membawa tempat makan ataupun minum sangat mengurangi dampah sampah yang menambah selain itu juga menghemat biaya yang diperlukan.

Masih ada banyak lagi, cara untuk megurangi sampah agar tidak semakin banyak. Selain itu banyaknya faktor-faktor penyebab banjir di ibukota Jakarta seperti jebolnya tanggul, kurangnya tanah resapan serta sampah yang menumpuk membuat banjir tak kunjung selesai masalahnya.

Untuk itu perlu di tingkatkan lagi kesadaran akan membuang sampah yang baik dan benar. Kesadaran tentang sampah harus di ajarkan sejak dini agar dewasa makin terbiasa dan pentingnya tentang sampah.

Penulis: Chiara Meliani

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *