Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia

Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia. gambar istimewa

NASIONAL – Pendidikan untuk anak usia dini adalah upaya yang dilakukan untuk membangun stimulasi anak, membimbing, mengasuh, serta berbagai kegiatan yang dapat menghasilkan keterampilan bagi anak. Titik fokus dari pendidikan ini yaitu perkembangan fisik dan kecerdasan, baik itu kecerdasan daya cipta, emosi, maupun spiritual.

Ada dua hal penting untuk membantu perkembangan optimal, yaitu nutrisi dan stimulasi. Nutrisi yang diberikan harus sesuai dengan tumbuh kembang anak, kolaborasi tepat antara keduanya dapat menciptakan anak-anak berprestasi.

Di Indonesia sendiri, pendidikan anak usia dini mendapat perhatian khusus dengan adanya jenjang sekolah yang sesuai.

Ketika anak masih berusia 4 tahun, maka ia bisa dimasukkan ke sekolah TK (Taman Kanak-kanak), baik yang berbasis agama maupun umum. Artinya, sebagai tanggung jawab tumbuh kembang anak diserahkan pada guru TK.

Namun tetap saja, kendali utama dalam pendidikan ada pada kedua orang tua, jangan sampai Anda menyerahkan pendidikan anak secara 100%.

Banyak kegagalan pendidikan kepribadian anak terjadi karena kurangnya pendidikan di rumah, yaitu pendidikan dari orangtua. Tidak hanya ibu yang berperan penting dalam hal ini, kerjasama antara ayah dan ibu akan menciptakan anak cerdas.

Bagus atau tidaknya masa depan sang anak, tergantung pada kepribadian yang dimilikinya, kepribadian baik tentu harus diterapkan sejak dini.

Adapun sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini), bisa dimulai ketika anak masih berusia 0-3 tahun, di sini anak akan lebih banyak diperkenalkan dengan kegiatan yang akan melatih perkembangan dan kecerdasannya.

Anak memiliki periode emas, kesempatan seperti ini harus digunakan untuk mengoptimalkan pendidikan dan pembangunan karakternya.
Mulai dari perkembangan kepribadian, kognitif, sosial, dan psikomotor.

Penelitian menunjukan, bahwa 50% kapabilitas orang dewasa telah dimiliki sejak mereka berusia 4 tahun. Artinya, perkembangan yang pesat terjadi saat anak usia dini hingga 18 tahun. Setelah lewat dari itu, perbaikan nutrisi tidak akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif.

Setiap orangtua memang harus memberikan yang terbaik kepada anaknya, termasuk dalam hal pendidikan. Merawat anak tidak hanya sekedar memberi makan dan mengajak jalan-jalan, namun pembangunan karakter dan kecerdasan juga perlu dilakukan.

Hal ini memang tidak mudah, maka dari itu peran sekolah PAUD dan TK dapat membantu sebagian proses perkembangan anak.

Penulis: Zahra Marta Hafidzah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *