Pemkab Mubar Terus Berupaya Penuhi Kebutuhan Pokok Masyarakat

Penjabat Bupati Muna Barat, Dr. Bahri

MUNA BARAT – Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar), Bahri mengibau kepada Kadis Pertanian agar membuat konsep tentang seberapa besar kebutuhan beras yang ada di Mubar dan seberapa besar luas lahan sawahnya

Bahri akan membandingkan seberapa besar kebutuhan beras di Mubar per harindengan jumlah lahan sawah.

“Panen raya Lawada, debet air yang ada di sawah berkurang ternyata bendungan rusak dan sudah di tinjau,” katanya.

Oleh sebab, Pj Bupati akan menghitung kebutuhannya, dan akan diintervensi di Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD).

“Tahun lalu Pemerintahan daerah membuka lahan persawahan sekitar 100 hektar, dan tahun ini akan kembali dibuka sekitar 50 hektar sawah,” ungkapnya.

Upaya Pemkab Penuhi Kebutuhan Pokok Masyarakat

Bahri menjelaskan bahwa pemda telah melakukan kerjasama antar daerah untuk menjaga stok kebutuhan pokok, juga agar dapat mengendalikan inflasi

Dalam kerjasama itu, kata Bahri, ada 6 (enam) poin strategi yang diminta, diantaranya:

  1. Operasi pasar
  2. Sidak pasar
  3. Menanam cepat panen
  4. Menggunakan BTT
  5. Kerja sama antar daerah
  6. Bantuan subsidi trasportasi

“Kerja sama antar daerah untuk menjaga stok atau distribusi  yang ada di Mubar, hari ini kita akan devisit beras, telur dan gula,” sebutnya.

Bahri mengungkapkan bahwa pihaknya telah meneken kerjasama dengan Pemkab Konawe untuk pengadaan beras, kemudian Sidrap untuk kerjasama telur dan minyak goreng.

“Pemda juga tak lupa lakukan kordinasi dengan bulog untuk megatisipasi terjadinya kekurangan bersa yang ada di kabupaten Muna Barat ini,” ungkapnya

Saat menggelar sidak di pasar Kasimpa Jaya, Pj Bupati mendapati harga minyak goreng yang bervariasi, yaitu di Rp18.000 dan Rp20.000

“Kenapa, karenakan dibelinnya dari tanggan ke tangan, bukan belinya langsung di bulog sedangkan harga di bulog Rp14.000,” ucapnya.

“Maka dari kontes itu Pj Bupati Mubar selain memperbaiki dari aspek di hulu membuka lahan persawahan. Tidak lupa juga memperbaiki aspek hilirnya juga agar beras, telur dan gula tetap tersedia,” ujarnya

URL List

Komentar