Peserta KKN FH Unsultra Disambut Baik Pemdes Morome

Foto bersama Pemerintah Desa Morome, Dosen Pembimbing serta mahasiwa peserta KKN FH Unsultra Kelompok F usai pemaparan program kerja, di Balai Desa Morome, Kamis (19/1)

KONAWE SELATAN – Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-45 Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Fakultas Hukum (FH) Kelompok F tahun 2023 menggelar silaturahmi dan pemaparan program kerja kepada masyarakat Desa Morome Kecamatan Konda, di Balai Desa Morome, Kamis (19/1/2023).

Tatap muka dan pemaparan program kerja KKN ini dihadiri oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dalam hal ini Kepala Desa (Kades) Morome, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, agama, pemuda dan tokoh perempuan, peserta KKN Kelompok F.

Mengawali sambutannya, Kades Morome, Bawon mengatakan bahwa dirinya mewakili Pemdes sangat menyambut baik dan mengapresiasi program kerja KKN FH Unsultra khususnya kelompok F.

Disampaikannya, dirinya bersyukur dan berterimakasih kepada pihak universitas yang telah kembali mempercayakan desa yang dipimpinnya sebagai lokasi KKN.

“Kami berharap semoga kedepannya desa kami ini Desa Morome semakin maju, khususnya dalam sektor sumber daya manusia (SDM)nya,” kata Bawon

Sementara itu, Dosen Pembimbing Kelompok F, Ayu Lestari Dewi mengatakan, pelaksanaan KKN tersebut akan berlangsung hingga 20 Februari 2023.

Dia meminta kepada peserta KKN kelompok F agar serius dalam melaksankan program kerja. Sehingga apa yang menjadi harapan universitas dapat diwujudkan.

Dirinya juga meminta dukungan, baik pemdes, para tokoh maupun masyarakat setempat agar program kerja KKN kelompok F dapat dilaksanakan dengan baik.

Ketua Kelompok F peserta KKN Fakultas Hukum Unsultra, Mahidin (ujung kiri) sedang memberi paparan program kerja KKN, di Balai Desa Morome, Kamis (19/1)

Di tempat yang sama, Ketua Kelompok F, Mahidin menyampaikan, ada beberapa program kerja yang telah ditetapkan untuk dilaksanakan bersama.

“Program utama, terus ada beberapa program pendukung, serta ada juga program tambahan yang dikemas dalam lomba dengan melibatkan karang taruna dan majelis taklim Desa Morome,” kata Mahidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *