Bahaya Minuman Beralkohol untuk Remaja

Bahaya Minuman Beralkohol untuk Remaja

CEKFAKTA.CO.ID,. NASIONAL – Minuman beralkohol merupakan minuman yang mengandung sejumlah besar etanol yang mengandung bahan psiloaktif, apabila diminum dalam jumlah tertentu akan mengakibatkan penurunan kesadaran.

Minuman beralkohol bagi sebagian orang merupakan bukti kejantanan di era ke-modern-an dalam pergaulan. Ironisnya minuman ini tidak di konsumsi oleh orang dewasa saja, tetapi kaum remaja sudah mencoba-coba.

Pola hidup tidak sehat yang banyak diterapkan oleh kaum dewasa dapat membentuk sebuah ketergantungan. Pemulihan bagi pecandu alkohol dalam persfektif adalah bagaimana individu itu dapat mengendalikan emosi dirinya untuk tidak meminum minuman beralkohol.

Individu yang menjadi pecandu alkohol pada umumnya bersifat pemarah, dan hal tersebut merupakan gangguan kepribadian. Kebanyakan masyarakat minuman beralkohol di salahgunakan dengan mengonsumsinya dengan dosis di luar batas yang bisa mengakibatkan seseorang mabuk dan kehilangan akal sehatnya.

“Penyalahgunaan minuman beralkohol mengakibatkan dampak kesehatan bagi tubuh seperti kerusakan otak, depresi, jantung, kanker, masalah paru, gangguan jiwa, serta keracunan yang di anggap sepele begitu saja,” kata Khoirunnisa salah satu mahasiswa program D3 Teknik Kardiovaskular Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Dampak negatif alkohol bagi kesehatan

Menurut peneliti Musbikin (2013:169) akibat dari minuman keras akan menekan pusat pengendalian seseorang, sehingga yang bersangkutan menjadi berani dan agresif

Dari data yang di peroleh di RS Jasa Kartini (Sabtu, 15 September 2018) 3 pelajar di Tasikmalaya diduga over dosis minuman keras. Dua orang kritis di rumah sakit, satu lainnya tewas selagi mendapatkan perawatan medis.

“Tiga remaja laki-laki itu masing-masing inisial ADM berusia 16 tahun, A 17 tahun, dan W 18 tahun. Satu pelajar yang tidak tertolong ialah A,” papar Khoirunnisa.

Penyalahgunaan dalam hal konsumsi minuman beralkohol tidak bisa di pandang sebelah mata karena dampak yang diakibatkan tidak main-main.

Terlebih angka persentase korban dari penyalahgunaan alkohol adalah remaja, dan pada kenyataannya perilaku remaja pengguna minuman alkohol merupakan sebagai bentuk kegiatan yang menyimpang dari moral.

“Jika terus membiarkannya, maka bukan tidak mungkin jika kita sama saja membunuh aset negara berupa generasi muda, maka dari itu bimbingan dan perhatian dari orang tua sungguh sangat diperlukan sebagai usaha agar tidak salah masuk pergaulan,” pesan Khoirunnisa ke semua elemen masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *